Denken Indonesia
Denken Indoensia

Kamis, 22 Agustus 2013

Proses Pencucian

Proses pencucian tidak sesederhana memasukkan baju kotor kedalam mesin cuci, menambahkan detergen, mengisi air dan biarkan mesin cuci bekerja membersihkannya, namun banyak hal yang harus diperhatikan seperti jenis bahan / kain dan tingkat kekotoran serta noda. Formula pencucian adalah program pencucian yang sudah diatur pada mesin cuci secara permanen berdasarkan tiga hal yang harus diperhatikan, yaitu jenis kain, tingkat kekotoran dan noda.

Proses pencucian terdiri dari empat proses, yaitu :
  • Pelepasan kotoran (soil removal), bertujuan melepas dan mengangkat kotoran yang menempel pada bahan, proses ini adalah awal dari proses pencucian yang meliputi :
    • Pembasahan (flush), flush dilakukan lebih dari sekali dalam proses pelepasan kotoran dengan cara melarutkannya dengan air, pada proses ini wash formula sudah bekerja untuk melepaskan kotoran dan alkali memaksimalkan proses penghilang noda.
    • Pe-wash (break), break merupakan tahap pencucian tambahan untuk tingkat kotoran yang lebih berat, pada tahap ini ditambahkan alkali atau additive lainnya.
    • Main wash (suds), tahap ini merupakan proses pencucian sesungguhya, chemical yang digunakan pada proses ini adalah :
      • Water conditioner, untuk menekan dan memaksimalkan efek zat kapur untuk mendapatkan proses pembersihan yang maksimal
      • Wetting agent (surfactant) yang mengakibatkan chemical dapat menembus serat kain lebih dalam lalu mengikat kotoran dan mengeluarkannya dari serat kain menuju air pencucian
      • Soil suspending agent, berfungsi memegang kotoran yang lepas dalam air pencucian sehingga terbuang melalui saluran pembuangan dan tidak menempel lagi pada kain.
      • Alkalis, berfungsi membantu memisahkan kotoran yang mengumpul menjadi bagian-bagian yang sangat kecil sehingga mudah dicuci dan terlepas dari serat kain.
      • Optical brightener (OBA), berfungsi menjadikan kain putih lebih cerah
  • Pelepasan Noda (stains removal) khusus pakaian /linen berwarna putih polos proses penghilangan noda umumya berlangsung 7 - 10 menit dengan memakai bleach/pemutih khusus linen putih, sedangkan detergent hanya mampu melepaskan kotoran, bleach terdiri dari dua jenis, yaitu : Oxygen dan Chlorine bleach. Oxygen bleach, memerlukan suhu 70 - 80 derajat dan Ph 11 - 11.5 sedangkan Chlorine bleach, memerlukan suhu 60 - 65 derajat dan Ph 10,2 - 10,8. Cara kerja bleach ini adalah mengubah warna noda menjadi tidak tampak
  • PembilasanRinsing, merupakan proses pelepasan sisa bahan kimia dan kotoran dari cucian, apabila sisa kotoran tersebut tidak terbilas dengan baik, maka sisa chemical laundry akan menyebabkan terjadinya pemudaran warna. Chemical yang digunakan pada saat rinsing adalah SOUR.
  • Finishing, pada proses ini pelembut kain / softener ditambahkan untuk menghasilkan kain yang lembut, selain itu dapat pula ditambahkan disinfectant maupun kanji.
Untuk mendapatkan hasil cucian yang maksimal, keempat proses tersebut diatas harus dilakukan sesuai urutan dan standartnya, namun kita dapat pula menggabungkan beberapa proses diatas menjadi satu kali proses dengan mempertimbangan jenis kain, warna, tingkat kekotoran dan noda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar