Denken Indonesia
Denken Indoensia

Rabu, 24 April 2013

Standart Air Untuk Laundry

Fungsi air dalam proses Laundry sangat penting, kondisi air yang jelek akan mempengaruhi hasil cucian dan penggunaan bahan kimia laundry, air yang baik untuk mencuci akan dapat menghemat kimia laundry. Secara umum masyarakat kita mengenal beberapa sumber air yang digunakan dalam proses mencuci, yaitu :
  • Air hujan
  • Air sungai
  • Air danau
  • Air laur
  • Air sumur atau mata air
  • Air olahan dari Perusahaan Air Mium atau air PAM
Selain air PAM, semua sumber air tersebut diatas mengandung berbagai jenis mineral yang larut kedalam air seperti : tembaga, besi, belerang, kapur, garam dan sebagainya, oleh sebab itu selain air PAM, air yang tersebut harus kita test kadar kesadahannya, apakah baik kita pergunakan untuk mencuci atau tidak, dengan mengetahui tingkat kesadahannya, kita dapat mengantisipasi kerugian yang dapat diakibatkan dari konsdisi air tersebut.

Kualitas air salah satunya diukur dengan jumlah kandungan mineral dalam air dan diukur dalam ppm (part per million), ukuran besarnya ppm akan menentukan baik buruknya kualitas air tersebut, yang dibagi atas :
  • 00 - 50 ppm : kondisi air layak minum (soft water)
  • 51 - 80 ppm : kondisi air agak layak (medium hard water )
  • 81 - 120 ppm : kondisi air jelek ( hard water )
  • > 121 ppm : kondisi air sangat jelek ( very hard water )
Kondisi air yang ideal untuk digunakan mencuci adalah soft water, yaitu air yang memiliki kandungan mineral < 50 ppm, bila kita menggunakan air yang memiliki kandungan mineral > 50 ppm, proses pencucian tetap dapat dilakukan hanya akan berakibat :
  • penggunaan kimia laundry akan semakin boros, 
  • pekaian putih akan menjadi kekuning-kuningan,
  • noda kotoran tidak dapat hilang, 
  • mesin cuci mudah berkarat,
  • dan lain-lain.
Faktor lain dalam air yang harus diperhatikan juga adalah banyaknya unsur kimia basa atau unsur kimia asam yang dikandung dalam air, air yang baik untuk mencuci memiliki angka pH 7 atau pH normal (sekitar pH 6,8 sampai 7,2 ), artinya air tidak asam atau basa. Air yang terlalu asam memiliki angka pH < 7, semakin kecil angka pH semakin asam kondisi air, sedangkan air yang mengandung basa memiliki angka pH > 7, semakin besar angka pH semakin basa kondisi air.

Denken, sebagai produsen bahan kimia laundry untuk hotel, laundry komersil konsumen, lebih mengutamakan hasil cucian dan efisisensi biaya, untuk itu kami akan terlebih dahulu menyarankan customer kamu untuk mengecek kondisi air yang akan digunakan untuk mencuci sehingga penggunaan kimia laundry dapat kami sesuaikan dengan kondisi air. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar