Denken Indonesia
Denken Indoensia

Jumat, 27 Desember 2013

Proses Mencuci Pada Laundry

Proses mencuci pada laundry dapat diurutkan menjadi tahapan sebagai berikut :

1. Penerimaan Cucian
  • Hitung jumlah helai cucian, baik kemeja, baju, celana dan lain-lain untuk menghindari selisih jumlah pakaian yang diterima
  • Lakukan pemerikaan kondisi cucian yang diterima, beritahukan kepada customer bila ada cacat pada cucian yang diterima, untuk menghindari keluhan.
  • Lakukan penandaan pada cucian ( tagging ) untuk menghindari tertukarnya cucian.
  • Kenali tanda / label pada pakaian, biasanya ada instruksi pencucian  dan jenis kainnya
  • Pisahkan cucian berwarna putih dan bukan
  • Pisahkan cucian luntur dan tidak luntur
  • Pisahkan cucian yang memiliki tingkat noda berat yang memerlukan penghilangan noda khusus ( spotting )
  • Periksa bagian kerah kemeja, lengan, bawah ketiak, ujung lengan, yang biasanya memerlukan pembersihan noda khusus.
4. Proses sebelum mencuci / pre wash
  • Proses ini dilakukan di dalam mesin cuci ataupun diluar mesin cuci, dengan cara perendaman sebelum masuk keproses pencucian utama, proses yang dilakukan antara lain :
  • Proses pemutihan dengan pemutih ( bleaching )
  • Proses mengextrak noda lemak dan minyak dengan emulsifier
  • Proses mematikan kuman dengan disinfectant
 5. Proses pencucian utama
  • Proses pencucian dengan menggunakan deterjen ditambah additive chemicals lainnya seperti alkali, emulsi, oxyboster, yang disesuaikan dengan tingkan kotoran cucian dan jenis bahan serta tergantung mesin cuci yang digunakan, mesin cuci otomatis atau mesin cuci manual
  • Proses pembilan ideal dilakukan sebanyak tiga kali sehingga kandungan alkali dan surfactant dapat dinetralkan, gunakan sour / neutralizer untuk membbantu proses pembilasan dan menurunkan pH menjadi netral.
  • Softener digunakan untuk melembutkan kain, dan membuat pakaian nyaman digunakan, selain itu, sifat pelembut yang asam juga membantu menetralkan pH pada serat kain, pH cucian yang tidak netral akan dapat meneyebabkan iritasi pada kulit.
  • Proses pengeringan yang baik adalah menggunakan mesin tumbler dryer / mesin pengering yang berputar agar pengeringan menjadi sempurna.
  • Jenis setrika yang digunakan serta pengetahuan cara menyetrika akan mempengaruhi kualitas hasil setrikaan pada kain, jenis kain yang berbeda membutuhkan perlakuan yang berbeda pula pada temperatur setrikaan yang digunakan serta setrikaan yang digunakan.
  • Pakaian yang bersih dan wangi adalah harapan dari semua customer, sentuhan pewangi pada proses finishing ini sangat diperlukan untuk membuat konsumen puas akan hasil cucian

Rabu, 25 Desember 2013

5 Faktor Pencucian

Mencuci, semua orang pasti bisa melakukannya, tetapi tidak semua mengerti bagaimana mencuci yang baik dan bagaimana menghasilkan cucian yang baik. Cucian yang baik adalah cucian yang bersih bebas noda, warna putih bersih, warna cemerlang, dan bahan awet. Dalam ilmu laundry ada 5 faktor yang mempengaruhi hasil cucian yang dikenal dengan Lima Faktor Pencucian atau Five Cleaning Factor, yaitu :

1. Temperatur
Temperatur yang ideal untuk menghasilan cucian yang bagus minimal 70 derajat celcius, dan setiap penigkatan 10 derajat temperatur air akan meningkatkan daya pencucian 2 x lipat.
2. Time
Waktu pencucian yang ideal adalah 8 - 15 menit, sedangkan waktu pembilasan yang ideal adalah 3 menit untuk setiap kali pembilasan.
3. Chemical
Pemilihan kimia pembersih yang tepat dengan dosis yang tepat pula akan menghasilkan cucian yang baik dan biaya yang efisien, pemilihan kimia laundry harus disesuaikan dengan tingkat kekotoran, jenis linen, dan kondisi air. Air yang mengandung banyak besi harus menghindari penggunaan chlorine, karena akan menyebabkan linen menjadi kuning. Penggunaan oxygen pada proses pencucian akan mengurangi efek kuning pada cucian pada segala jenis air.
Dikenal juga bantingan cucian didalam mesin cuci, mecanical action dipengaruhi oleh : 
  • Jumlah cucian dalam mesin cuci, jumlah cucian harus disesuaikan dengan kapasitas mesin cuci, cucian yang terlalu sedikit akan mengurangi daya banting cucian dalam mesin cuci dan juga sebaliknya, cucian yang terlalu banyaj juga akan mengurangi daya banting cucian.
  • Level air, level air yang terlalu banyak akan mengurangi efek bantingan dalam mesin cuci dan juga akan membuat boros energy dan bahan kimia pembersih.
  • Busa, busa yang dihasilkan oleh detergent bila terlalu banyak akan mengurangi efek bantingan pada mesin cuci.
5.  Prosedur
Proses pencucian harus sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, jumlah cucian, waktu pencucian, temperatur yang digunakan, level air yang digunakan, jumlah pembilasan, dan penggunakan chemical yang tepat
  • Pembilan 3 x lebih baik dari 2 x
  • Pembilasan dengan extrak lebih baik
  • Untuk pencucian dengan mesin kapsul, pembilan dapat dilakukan 3 - 4 x, sehingga pada saat dimasukkan sour, kondisi alkali sudah berkurang mendekati Ph 8. 

Mesin Cuci Front Loading

Mesin cuci front loading seperti yang telah dibahas pada artikel memilih mecin cuci memiliki banyak keunggulan, diantaranya :
  1. Hasil pencucian yang lebih bersih
  2. Penggunaan air yang lebih hemat
  3. Proses pencucian otomatis yang memudahkan operator
  4. Dapat menggunakan air panas
  5. Tempat kerja lebih bersih
  6. Hasil pencucian hampir kering
  7. Tidak merusak cucian
  8. Proses pencucian yang cepat
  9. dan lainnya
Bila anda serius dalam bisnis laundry dan ingin mendapatkan hasil cucian yang terbaik, bersih, putih, cemerlang, linen yang awet dan biaya produksi yang rendah, menggunakan mesin cuci front loading adalah salah satu yang sangat mempengaruhi.

Salah satu model mesin cuci front loading
Memilih mesin cuci front laoding juga tidak bisa asal membeli, anda harus sesuaikan dengan kebutuhan kapasitas laundry yang akan anda bangun, target cucian yang akan anda cuci. Bila anda menargetkan cucian linen hotel memilih mesin dengan kapasitas kecil akan membuat anda tidak leluasa mengembangkan pasar, tetapi bila anda membeli sebuah mesin yang memiliki kapasitas besar juga akan membuat masalah bila mesin tersebut sedang dalam perawatan.

Mesin cuci yang ideal untuk target cucian guest laundry atau baju-baju adalah yang memiliki kapasitas 8 - 20 kg, sedangkan untuk mencuci linen hotel mesin cuci dengan kapasitas 50 - 100 kg akan membuat kapasitas produksi anda besar.

Pilih mesin cuci front loading yang dapat anda program proses pencuciannya mulai dari waktu pencucian, temperatur pencucian, water level, jumlah pembilasan dan kecepatan pemerasan cucian. Mesin cuci dengan fitur seperti ini memang hargnya lebih mahal, namun akan banyak membantu proses produksi dan menghemat biaya operasional laundry serta meningkatkan kapasitas produksi.

Laundry pada hotel dan laundry komersil besar seperti bon vivo laundry, senorita laundry, pas laundry, dan lainnya, menggunakan mesin cuci front loading, sehingga hasil cucian yang didapat bisa maksimal.

Penawaran Mesin Cuci Front Loading Industri
Hub : 0811969167

Kamis, 19 Desember 2013

Memilih Mesin Cuci

Memilih mesin cuci yang tepat akan memperngaruhi kinerja Laundry anda. Ada beberapa jenis mesin cuci yang ada dipasaran saat ini diantaranya :
  1. Mesin cuci front loading
  2. Mesin cuci top loading
  3. Mesin cuci kapsul
Mesin cuci front loading adalah mesin cuci yang memiliki pintu didepan, memiliki satu buah drum. Type mesin cuci yang sangat ideal digunakan untuk mencuci, proses pencucian dari awal hingga akhir diatur secara otomatis, anda tinggal memasukan cucian kotor, memberikan detergent, pelembut pakaian pada dispenser yang ada pada mesin cuci, memutar pogram, dan mesin cuci akan bekerja sendiri hingga selesai, bila telah selesai anda anda akan mendapati cucian anda setengah kering, anda tinggal mengeringkannya sebentar. Tingkat kekeringan hasil cucian dipengaruhi oleh berapa RPM pada saat spin / memeras cucian, semakin tinggi RPM semakin kering cucian anda. Laundry besar seperti bon vivo laundry menggunakan mesin cuci front loading.

  • penggunaan air yang hemat, 
  • dapat menggunakan air panas pada saat proses pencucian,
  • proses full otomatis, 
  • pemerasan air otomatis, 
  • pengisian air otomatis, 
  • hasil cucian kering, 
  • bantingan pada mesin cuci membuat cucian lebih bersih
  • hasil cucian cenderung lebih bersih.

  • harga relatif lebih mahal, 
  • system elektonik yang rumit membuat biaya perawatan mahal, 
  • water level bawaan mesin bila tidak bisa disetel pada saat pembilan akan cenderung kurang air, 
  • konsumsi listrik lebih besar.
Mesin cuci top loading adalah mesin cuci yang memiliki pintu di atas, ada yang memiliki dua drum dan ada yang hanya memiliki satu drum. Mesin cuci top loading dua drum, terdiri dari drum untuk mencuci dan drum untuk memeras, sedangkan mesin cuci top loading yang hanya memiliki satu drum memiliki system otomatis seperti mesin cuci front loading, dapat mencuci secara otomatis dari awal hingga selesai.

Mesin cuci top loading melakukan pencucian dengan menggunakan air yang banyak, proses pencuciannya hanya memutar-mutar air dan cucian tanpa memiliki efek bantingan seperti mesin cuci front loading. Hasil cucian kurang bersih, menggunakan air banyak, menggunakan detergent lebih banyak, dibeberapa merk tidak dapat menggunakan air panas untuk mencuci, adalah beberapa kelemahan mesin cuci top loading. Kelebihan mesin cuci top loading adalah harga yang relatif lebih murah.

Mesin cuci kapsul, dinamakan mesin cuci kapsul karena bentuknya seperti kapsul, dengan satu buah drum, memiliki kapasitas pencucian besar dari 20 kg hingga 250 kg untuk sekali cuci, mesin cuci kapsul biasa digunakan oleh industri laundry, kapasitas mesin besar, proses pencuciannya seperti mesin cuci front loading hanya tidak memiliki fasilitas spin, dan penggunaannya manual, mesin cuci kapsul tidak menggunakan peralatan elektronik yang rumit, perawatannya sangat mudah dan murah dengan spare part yang mudah diperoleh, proses pencucian manual membuat hasil cucian bergantung dari operator. Untuk menghasilkan cucian maksimal menambahkan air panas yang ideal pada mesin cuci kapsul serta menambahkan air yang banyak pada saat pembilasan, dapat menghasilkan cucian yang bagus.

Jumat, 01 November 2013

Peluang Bisnis Laundry

Bisnis laundry termasuk sedang boming akhir-akhir ini, namun untuk anda yang pemula dan ingin terjun ke usaha laundry jangan cepat terbujuk rayuan orang yang mengatakan binsis laundry mudah dan menguntungkan.

Bisnis laundry memang mudah bila kita hanya menjalankan asal-asalan, siapa yang tidak tau proses mencuci pakaian, sejak dahulu kita biasa mencuci, hanya butuh mesin cuci, air, listrik, detergen, setrika dan tenaga pencuci, pengertian mencuci ini benar namun untuk pakaian kita sehari-hari saja. Bila kita serius berbisnis laundry ada skala produksi yang harus kita perhitungkan, karena namanya usaha haruslah menguntungkan.

Bisnis laundry menguntungkan, benar menguntungkan, bila anda memiliki banyak pelanggan, dapat menjual dengan harga mahal, biaya operasional anda murah, invenstasi anda sedikit. Namun bila anda tidak berhitung cermat dalam menentukan investasi mesin-mesin yang akan anda gunakan, menghitung berapa harga jual yang menguntungkan dan dapat dijangkau pelanggan, menekan biaya operasional, bisnis laundry tidak akan menghasilkan keuntungan bahkan anda akan mengalami kerugian.

Laundry Komersil Saya
Tahun 2005 saya dikenalkan usaha laundry oleh teman-teman saya, saya tertarik, lalu melakukan investasi yang angkaya tidak kecil, pada saat itu nilainya kurang lebih dapat membeli 5 unit Toyota Innova baru. Saya tidak punya pengalaman di bisnis laundry ini, dan karena saya yakin teman-teman yang memperkenalkan usaha ini sudah memiliki kemampuan dan saya perpikir positif terhadap mereka, investasi pun dilakukan. Saya membeli mesin-mesin impor dari Eropa, mesinnya bagus, canggih, full otomatis, sangat bagus, namun ternyata mesin bagus tidak dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal, karena kapasitas produksinya sedikit, dan mesin laundry yang saya miliki memiliki sistem kerja otomatis, semua mesin full elektronik, sehingga sangat susah untuk merawatnya. Jadilah laundry komersil saya berjalan dengan tidak efisien, kapasitas produksi kecil dengan biaya yang tinggi.

Untungnya di bisnis laundry adalah semua pelaku usaha laundry memiliki asosiasi prefesi laundry, dan semua orang yang berkecimpung di usaha laundry tidak pelit ilmu, sayapun bergaul dengan para pelaku usaha laundry, dan menimba ilmu dari mereka. Hasilnya saya harus meningkatkan kapasitas mesin laundry dengan mesin-mesin yang murah, efisies dalam bekerja dan mudah dalam perawatannya.

Saya membeli beberapa mesin buatan lokal yang memiliki kapasitas besar, harga murah dan perawatannya mudah, dalam waktu singkat kapasitas produksi laundry saya meningkat 4 x lipat dari awal memulai usaha. Dengan kapasitas besar saya mulai dapat melirik konsumen perusahaan seperti hotel, spa, fitness, pabrik yang jumlah cuciannya banyak.

Bila anda tertarik untuk memulai usaha laundry dan ingin mendapatkan pengalaman saya berbisnis laundry silahkan hubungi saya di 0811 969 167, saya tidak akan pelit membagi ilmu yang saya dapat dari guru-guru saya yang juga tidak pelit membagi ilmu usaha laundry kepada saya.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Distributor Denken di Bali

Denken Indonesia, merupakan perusahaan produsen kimia pembersih untuk laundry, housekeeping, kitchen dan rumah tangga. Produk kami sangat berkualitas dengan harga ekonomis, untuk membuktikan kualitas produk kami, berika kami waktu 1 hari untuk melakukan demo produk dan menyelesaikan masalah yang ada pada perusahaan anda. Tanpa melakukan demo produk anda tidak akan melihat perbedaan kualitas produk kami dibanding dengan produk kimia pembersih lainnya.

Spesialis kami adalah pada kimia pembersih untuk Laundry, produk chemical laundry kami lengkap, mulai dari detergen cair, alkali, oxigen bleach, chrorine bleach, emulsifier, neutralizer, softener, disinfectant dan lain-lainya. Selain bahan kimia berbentuk cair kami juga menyediakan chemical laundry yang berbentuk powder. Untuk mempermudah penggunkaan kami juga menyediakan detergen powder yang sudah dilengkapi alkali dan oxygen bleach yang kami sebut one shot detergent. 

Bali adalah pulau di Indonesia yang memiliki jumlah hotel terbanyak. Menurut data dari BPS Provinsi Bali, tahun 2012 ada 1.914 hotel baik bernintang maupun tidak berbintang, dengan komposisi, hotel berbintang sebanyak 218 hotel yang terdiri dari hotel bintang 1 hingga bintang 5, serta 1.696 hotel non bintang dengan jumlah kamar 10 hingga 100 kamar per hotel.

Masih menurut BPS Provinsi Bali, pada tahun 2012 terdapat 48.537 kamar yang meliputi 24,215 kamar hotel berbintang 1 hingga bintang 5, dan 24,322 kamar hotel non bintang. Dengan tingkat hunian rata-rata pada tahun 2012 sebesar 65 %. Tahun 2013 diperkirakan masih akan tumbuh hotel-hotel baru di Bali.

Hotel memerlukan Laundry untuk mencuci semua linen kamar, handuk, seragam karyawan, dan baju tamu. Laundy yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas room linen tetap bersih dan cemerlang. Linen yang bersih dan cerah serta awet dalam penggunaannya adalah yang dibutuhkan Hotel untuk membuat tamu nyaman.

Laundry yang berkualitas harus juga didukung chemical laundry yang berkualitas namun tetap ekonomis dari segi biaya. Denken Indonesia adalah solusinya. Hubungi kami untuk demo produk di Laundry atau Hotel anda di Bali. Kirim email ke sales@denkenindonesia.com atau telp/SMS ke : 0811 969 167

Kami juga membuka peluang untuk menjadi Distributor Denken di Bali, hubungi kami di nomor diatas untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

Kamis, 10 Oktober 2013

Customer Denken di Pekanbaru Riau

Denken adalah perusahaan kimia pembersih yang berdomisili di Jakarta, kami membuka peluang untuk menjadi distributor produk kami di seluruh Indonesia. Produk kami sangat berkualitas dengan harga yang bersaing. Produk Denken merupakan konsentrat sehingga penggunaannya cukup dengan dosis sedikit untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Kimia pembersih Denken telah mendapatkan kepercayaan dari hotel-hotel  dan rumah sakit di Pekanbaru seperti :
  1. Hotel Grand Zuri Dumai
  2. Hotel Grand Zuri Duri
  3. Hotel Grand Zuri Pekanbaru
  4. Hotel Jatra
  5. Hotel Hollywood
  6. Hotel Arwana
  7. Hotel Premier
  8. Rumah Sakit Awal Bros
  9. Eka Hospital Pekanbaru
  10. Laundry Dea
Kualitas hasil cucian dengan menggunakan produk Denken sudah dipercaya oleh customer kami mendapatkan hasil yang maksimal dengan biaya yang minimal. Untuk mengetahui kualitas produk kami, kami memberikan trial secara cuma-cuma untuk menyelesaikan masalah yang ada pada hasil cucian laundry anda. Kualitas hasil cucian dengan menggunakan produk Denken telah berhasil mengalahkan merek kimia laundry yang sudah ternama, bahkan produk perusahaan multi nasional kami dapat membuktikan bahwa kami tetap lebih baik.

Rabu, 09 Oktober 2013

Laundry Hotel

Laundry Hotel, yang dimaksud dengan laundry hotel adalah laundry yang berada di Hotel dan mengerjakan cucian hotel. Laundry merupakan salah satu fasilitas yang ada dalam Hotel. Laundry hotel mencuci seluruh cucian yang dihasilkan di hotel seperti room linen, seragam karyawan, F & B linen dan baju tamu. Cucian di hotel yang paling banyak adalah room linen.

Cucian room linen terdiri dari bed sheet, pillpw case, towel, bath mat, duve cover, selimut dan gordyn. Ada beberapa jenis towel (handuk ) yang sering digunakan di hotel yaitu :
- Pool towel, handuk yang berukuran paling besar biasa dipakai untuk tamu yang sedang berenang.
- Bath towel, handuk mandi handuk yang digunakan tamu untuk mandi dikamar, ukurannya lebih kecil dari 
   pool towel.
- Hand towel dan face towel, handuk tangan dan handuk muka biasanya diletakkan di kamar mandi untuk 
  hotel yang berbintang empat keatas, atau kamar suite.

Cucian Uniform hotel adalah cucian dari seragam karyawan hotel mulai dari room boy, front office, housekeeping, sampai pakaian manajemen biasa dicuci sebagai cucian seragam karyawan. Jenis seragam yang biasa dicuci antara lain : kemeja, jas, celana panjang, rok, cook jacket, apron, dan lain-lain.

F & B Linen, yang termasuk F & B linen adalah segala cucian yang berasal dari restaurant, seperti table cloth, napkin, table skirting, kain lap, dan lain-lain.

Guest Laundry, yang dimaksud Guest laundry adalah semua cucian yang berasal dari tamu hotel, jenis dan jumlahnya tergantung dari tamu yang akan mencucikan pakaian. Jenis cucian guest laundry sangat beragam, semua pakaian yang dibawa tamu dapat di cuci sesuai dengan kebutuhan tamu. Cucian dari tamu yang umu antara lain baju, celana, rok, jas, kemeja. scraft, celana dalam, pakaian dalam, dan lain-lain.

Selasa, 27 Agustus 2013

Kimia Laundry Komersil

Laundry satuan, merupakan layanan laundry profesional premium untuk pakaian-pakaian yang berkelas, ada beberapa laundry satuan yang terkenal di Indonesia seperti : Jeves, 5-asec, Londrette, White Express, dan lain-lain. 

Secara harga jual laundry satuan lebih mahal dibanding dengan laundry kiloan, kualitas pun mereka lebih memperhatikannya. Tetapi untuk bahan-bahan kimia yang digunakan tidak ada bedanya dengan laundry kiloan.

Beberapa kimia khusus pembersih noda yang ada di laundry satuan, antara lain :
- penghilang noda darah
- penghilang noda tinta
- penghilang noda karat
- penghilang noda minyak
- dan lain-lain

Peratalan yang dimiliki laundry satuan juga lebih lengkap, seperti mesin dry cleaning, meja spotting, spotting gun, mesin press yang lengkap dan lain-lain

Kebanyakan proses pencucian pada laundry satuan menggunakan proses dry cleaning, karena harga pencucian yang mahal menyebabkan baju / pakaian yang ber merk dan berharga mahal yang lebih banyak di cuci di laundry satuan, dan untuk jenis bahannya biasanya hanya dapat di cuci dengan metode dry cleaning.
Meja spotting, serta spotting gun ditambah kimia khusus pembersih noda yang lengkap, memudahkan karyawan laundry satuan untuk menghilangkan berbagai macam noda yang ada pada pakaian pelanggannya.

Untuk menghasilkan cucian yang berkualitas, pemilihan chemical laundry berkualitas tinggi merupakan hal yang mutlak dilakukan untuk mendapatkan hasil cucian yang berkualitas pula. Denken Indonesia menyediakan Detergent, Softener, Alkali, Bleach, Sour, Emulsifier berkualitas tinggi yang sangat cocok untuk launry satuan.

Senin, 26 Agustus 2013

Laundry Rumah Sakit

Laundry Rumah Sakit biasanya untuk mencuci sprei, seragam perawat atau dokter, umumnya cucian pada rumah sakit berwarna putih polos atau warna polos lainnya seerti hijau. Perhatian utama pada proses pencucian pada laundry rumah sakit adalah higinis dan bersih, bukannya wangi seperti pada laundry kiloan.


1. Laundry Disinfectant
Laundry disinfectant biasanya berbentuk cair, berfungsi untuk membunuh kuman dan bekteri yang menempel pada serat kain, memiliki aroma yang khas pine oil, digunakan pada proses pre wash

2. Bleaching / pemutih
Rumah sakit kebanyakan menggunakan linen yang berwarna putih, pemutih diperlukan untuk menghilangkan noda pada linen yang berwarna putih. Ada dua jenis cleaching yang dapat digunakan, yaitu : chlorine bleach dan oxygent bleach

Berfungsi untuk menghilangkan noda darah, dapat menggunakan AKALITE, yaitu cairan pembersih dengan daya bersih yang keras dengan Ph yang tinggi

4. Neutralizer / Sour
Setiap proses pembilasan akhir disarankan menggunakan sour untuk menetralkan sisa pencucian yang menggunakan bahan-bahan dengan Ph tinggi supaya tidak tertinggal pada serat kain yang dapat menyebabkan gatal atau iritasi pada kulit. Sour juga dapat digunakan untuk membersihkan noda karat, noda kuning yang sudah lama tertinggal pada kain.

Dry Cleaning

Dry Cleaning, apa yang dimaksud dengan dry cleaning, dry cleaning adalah pencucian tanpa menggunakan air tetapi menggunakan solvent, solvent digunakan untuk menggantikan air dalam proses dry cleaning. Dry cleaning dipilih karena tidak semua jenis bahan pakaian / linen dapat dicuci dengan air, sulitnya air bersih di negara tertentu membuat dry cleaning terkenal. 

Pencucian dengan dry cleaning membuat bahan lebih awet dibanding mencuci dengan menggunakan air. Dry cleaning biasanya dilakukan terhadap kain / pakaian yang bermerk dan berharga mahal. Pada pakaian mahal biasanya dicantumkan cara pencucian pakaian tersebut pada label, biasanya dicantumkan Dry Clean Only. 

Bila dilakukan penelitian mencuci pakaian dengan cara dry cleaning dan laundry (menggunakan air), setelah 1.000 kali pencucian, maka terlihat pakaian yang dicuci menggunakan air mulai rusak, serat kainnya menjadi lebih tipis dan warnanya memudar, hal ini tidak ditemukan bila pakaian yang sama dicuci dengan cara dry cleaning.

Mahalnya mesin dry cleaning membuat para pelaku usaha laundry yang memiliki modal terbatas menggunakan cara manual dalam melakukan pencucian dry cleaning, cara ini tidak dapat dibenarkan, karena solvent sangat berbahaya bila terkena kulit secara langsung.

Kamis, 22 Agustus 2013

Proses Pencucian

Proses pencucian tidak sesederhana memasukkan baju kotor kedalam mesin cuci, menambahkan detergen, mengisi air dan biarkan mesin cuci bekerja membersihkannya, namun banyak hal yang harus diperhatikan seperti jenis bahan / kain dan tingkat kekotoran serta noda. Formula pencucian adalah program pencucian yang sudah diatur pada mesin cuci secara permanen berdasarkan tiga hal yang harus diperhatikan, yaitu jenis kain, tingkat kekotoran dan noda.

Proses pencucian terdiri dari empat proses, yaitu :
  • Pelepasan kotoran (soil removal), bertujuan melepas dan mengangkat kotoran yang menempel pada bahan, proses ini adalah awal dari proses pencucian yang meliputi :
    • Pembasahan (flush), flush dilakukan lebih dari sekali dalam proses pelepasan kotoran dengan cara melarutkannya dengan air, pada proses ini wash formula sudah bekerja untuk melepaskan kotoran dan alkali memaksimalkan proses penghilang noda.
    • Pe-wash (break), break merupakan tahap pencucian tambahan untuk tingkat kotoran yang lebih berat, pada tahap ini ditambahkan alkali atau additive lainnya.
    • Main wash (suds), tahap ini merupakan proses pencucian sesungguhya, chemical yang digunakan pada proses ini adalah :
      • Water conditioner, untuk menekan dan memaksimalkan efek zat kapur untuk mendapatkan proses pembersihan yang maksimal
      • Wetting agent (surfactant) yang mengakibatkan chemical dapat menembus serat kain lebih dalam lalu mengikat kotoran dan mengeluarkannya dari serat kain menuju air pencucian
      • Soil suspending agent, berfungsi memegang kotoran yang lepas dalam air pencucian sehingga terbuang melalui saluran pembuangan dan tidak menempel lagi pada kain.
      • Alkalis, berfungsi membantu memisahkan kotoran yang mengumpul menjadi bagian-bagian yang sangat kecil sehingga mudah dicuci dan terlepas dari serat kain.
      • Optical brightener (OBA), berfungsi menjadikan kain putih lebih cerah
  • Pelepasan Noda (stains removal) khusus pakaian /linen berwarna putih polos proses penghilangan noda umumya berlangsung 7 - 10 menit dengan memakai bleach/pemutih khusus linen putih, sedangkan detergent hanya mampu melepaskan kotoran, bleach terdiri dari dua jenis, yaitu : Oxygen dan Chlorine bleach. Oxygen bleach, memerlukan suhu 70 - 80 derajat dan Ph 11 - 11.5 sedangkan Chlorine bleach, memerlukan suhu 60 - 65 derajat dan Ph 10,2 - 10,8. Cara kerja bleach ini adalah mengubah warna noda menjadi tidak tampak
  • PembilasanRinsing, merupakan proses pelepasan sisa bahan kimia dan kotoran dari cucian, apabila sisa kotoran tersebut tidak terbilas dengan baik, maka sisa chemical laundry akan menyebabkan terjadinya pemudaran warna. Chemical yang digunakan pada saat rinsing adalah SOUR.
  • Finishing, pada proses ini pelembut kain / softener ditambahkan untuk menghasilkan kain yang lembut, selain itu dapat pula ditambahkan disinfectant maupun kanji.
Untuk mendapatkan hasil cucian yang maksimal, keempat proses tersebut diatas harus dilakukan sesuai urutan dan standartnya, namun kita dapat pula menggabungkan beberapa proses diatas menjadi satu kali proses dengan mempertimbangan jenis kain, warna, tingkat kekotoran dan noda.

Rabu, 21 Agustus 2013

Kualitas Air Laundry

Air sangat dibutuhkan dalam proses pencucian, bukan sekedar air bersih dan banyak, banyak faktor lain yang harus diperhatikan untuk mendapatkan hasil pencucian yang optimal. Terjun ke bisnis laundry berarti anda mengharapkan keuntungan dari usaha yang anda jalankan, untuk itu salah satu faktor yang dapat membuat usaha laundry anda untung besar atau kecil salah satunya AIR.

Untuk memulai usaha laundry anda harus mendapatkan lokasi yang memiliki sumber air banyak dan bagus, air yang banyak sangat dibutuhkan dalam proses pencucian, air yang bagus akan menghasilkan cucian yang bagus dan menekan biaya. Air tanah adalah pilihan yang baik untuk usaha laundry salah satu alasannya adalah murah, hanya tinggal membuat sumur dan memompanya, namun apakah air tanah tersebut memiliki kualitas yang baik untuk usaha laundry ? belum tentu, untuk itu anda harus membawa contoh air dari sumber air anda tersebut ke laboratorium air untuk mengetahui kondisi sumber air anda. Air PAM adalah air yang paling baik digunakan untuk mencuci, kondisi air yang sudah diolah dengan system filtrasi pada perusahaan air minum akan meminimalkan kandungan yang tidak dibutuhkan, kekurangan dari menggunakan air PAM adalah mahalnya biaya yang harus dibayarkan.

Yang harus diwaspadai dari kandungan pada air tanah antara lain, kandungan besi dan kapur. Air yang memiliki kandungan besin dan kapur yang tinggi akan membuat boros pemakaian bahan kimia. Solusinya adalah anda harus menggunakan filter air yang dapat menangkap kandungan besi dan kapur, memang dibutuhkan investasi lebih untuk membeli filter, tetapi efek jangka panjang penghematan penggunakan bahan kimia dan kualitas cucian yang memuaskan konsumen anda akan mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Selasa, 30 April 2013

Fungsi Alkali dalam proses Pencucian

Banyak orang yang tidak mengetahui apa saja yang berpengaruh pada hasil laundry, kebanyakan orang hanya menggunakan Deterjen atau Detergent untuk mencuci sehari-hari, padahal untuk mendapatkan hasil cucian yang sempurna, penggunaan alkali tidak boleh dilupakan.

Dibawah ini kami jabarkan kenapa alkali itu memiliki fungsi yang besar dalam proses pencucian :

  1. Alkali dapat menetralisir kondisi asam dari air rencapan cucian 
  2. Alkali dapat mengendapkan ion-ion (muatan listrik) yang berada pada satu air cucian kotor sampai kedasar yang paling bawah
  3. ilkali berfungsi sebagai mediator yang bauk untuk mengurangi tegangan permukaan antara sabun dan minyak, sehingga keduanya dapat bergabung bekerja sama membersihkan noda-noda pada pakaian
  4. Alkali berungsi sebagai penambah kekuatan daya pembasah (wetting agent) pada air dan sabun, sehingga dapat dengan mudah dan cepat meresap kedalam serat benang pakaian yang dicuci
  5. Alkali dapat mencegah atau menahan hydrolisa dari sabun serta mencegah terjadinya asam sabun yang tidak memiliki kemampuan sebagai pembersih pakaian kotor
  6. Alkali membantu menghancurkan butiran atau gumpalan lemak atau minyak hingga dapat bercampur bersama menjadi halus dan mencegah bergabung kembali
  7. Alkali akan bergabung menjadi satu dengan lemak atau minyak sehingga menjadi sabun dalam satu proses pencucian.
  8. Alkali mengandung phosphate yang dapat bertindak sebagai penjernih dan menormalkan kadar kesadahan air
  9. Alkali membuat air cucian bersifat alkaline yang memang sangat disarankan dalam proses pencucian
  10. Alkali membantu menolak sisa kotoran kembali merekat pada kain
  11. Alkali mencairka lapisan kanji pada permukaan bahan yang dicuci sehingga memudahkan sabun masuk ke serat kain untuk mengangkat kotoran.

Denken memproduksi Alkali yang sangat cocok digunakan untuk Laundry Hotel dan Laundry Komersil yang memiliki orientasi  pada hasil yang maksimal dengan biaya efisien. Alkali yang diproduksi Denken memiliki merk dagang Laugenz, sangat efektif dan efisien membantu deterjen memaksimalkan daya bersih dan mengangkat kotoran pada kain. 

Senin, 29 April 2013

Fungsi Alkali

Fungsi utama alkali adalah membantu sabun (deterjen) menetralkan sifat asam setiap cucian kotor dan memudahkan sabun untuk meresap kedalam (wetting power) serat benang sehingga mudah membersihkan noda. 

Noda kotoran umumnya bersifat asam karena air mengandung larutan zat asam, oleh karena itu harus dinetralkan terlebih dahulu oleh alkali yang bersifat basa, bila tidak dinetralkan dulu langsung diberikan sabun, noda kotoran akan membentuk asam sabun (acid soap) yang akan mengurangi daya pembersih sabun itu sendiri yang berakibat pemakaian sabun menjadi boros.

Agar dapat menghasilkan cucian yang baik, kadar kesadahan air pada saat pemakaian alkali yang digabungkan dengan sabun harus mencapai pH 10 - 11 (kondisi basa), bila pH dibawah 10 hasil cucian tidak akan maksimal, noda kotoran tidak dapat dikeluarkan, diapungkan dan dilarutkan, yang menyebabkan cucian akan terlihat kusan dan keabu-abuan.

Khusus pencucian dengan noda berat seperti cook jacket, pakaian bengkel, lap dapur dan sejenisnya sebaiknya direndam dulu dengan air hangat yang diberikan alkali secukupnya.

Denken memproduksi alkali untuk laundry dengan merk dagang Laugenz, memiliki tingkat konsentrat tinggi sehingga cukup dengan dosis yang sedikit sudah mampu meningkatkan kadar kesadahan air hingga pH 10 - 11 yang sangat baik untuk proses pencucian. Alkali produksi Denken dikemas dalam satuan pail isi 20 liter ama terhadap serat kain sehingga linen hotel yang di cuci dapat terjaga tingkat keputihanya.

Jenis Alkali

Mari kita mengenal jenis-jenis Alkali, ada 2 jenis alkali yang dipergunakan dalam suatu proses pencucian, yaitu :

1. Alkali Murni ( basic alkali ), yang termasuk dalam jenis alkali ini adalah : Coustic Soda ( paling kuat ), Sodium Metasilicate, Sodium Sesquisilicate, Trisodium Phosphate ( banyak digunakan untuk pembatan detergen, karena tidak terpengaruh dengan kodisi air ), Sodium Orthosilicate, Soda Ash ( soda api, paling rendah agresifitasnya dibanding dengan alkali lainnya, dan Tetra Sodium Pyrophosphate.

Semua jenis alkali tersebut diatas mudah didapatkan di toko kimia, namun tidak disarankan untuk menggunakan langsung ke pakaian yang akan dicuci, karena dapat menyebabkan kerusakan bahan.

2. Alkali Campuran ( propriaetery alkali ), maksudnya adalah campuran dari beberapa alkali tadi 

Denken memproduksi Alkali dengan merk Laugenz, menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi sehingga pemakaian efektif dan efisien. Laugenz bila digunakan dengan dosis tepat dengan detergent akan mengjasilkan daya bersih yang luar biasa, linen putih akan terjaga tingkat keputihannya. Laugenz sangat cocok untuk laundry hotel, laundry komersil yang banyak mencuci linen putih dan memiliki standar hasil yang tinggi.


Minggu, 28 April 2013

Fungsi Deterjen

Dalam perkembangannya sabun dan deterjen ditambahi zat-zat lain yang berguna meningkatkan saya bersihnya, zat-zat tersebut antara lain :

Zat yang dapat memperlemah tegangan permukaan bahan yang dicuci, sehingga air dan wetting agent dapat dengan mudah meresap dan membasahi tekstil yang dicuci.

Optical Brightening Agent (OBA)
Zat ini dapat mengubah gelombang panjang sinar untraviolet yang tidak terlihat kasat mata menjadi terpantul dari bahan yang selesai dicuci sehingga tampak cerah, OBA mempunyai efek samping yang dapat mengakibatkan rusaknya ozone sehingga penggunaannya mulai dikurangi.

Zat yang dapat mencegah kotoran atau noda yang teah dikeluarkan deterjen menempel kembali.

Rust Proofing atau anti karat
Zat yang dapat mencegah karat yang terjadi karena adanya gumpalan lemak sabun dengan noda pakaian yang telah ditarik.

Fungsi deterjen dalam proses pencucian adalah mengeluarkan, mengapungkan, melarutkan serta mencegah noda kotoran tidak kembali menempel pada serat benang dan juga sebagai pembunuh bakteri.

Sabtu, 27 April 2013

Jenis Sabun Berdasarkan Muatan Ion Listrik

Jenis sabun dan deterjen berdasarkan muatan ion listrik dari zat pembasah (wetting agents) di kandungnya dapat dibedakan sebagai berikut :

Nonionic
Sabun atau deterjen yang dapat digunakan dalam segala jenis kondisi air (baik asam maupun basa) karena sabun atau deterjen ini tidak mempunyai ion uan bermuatan listrik. Zat jenis ini mudah menyerap kedalam serat benang dan dapat menghilangkan noda minyak dengan baik.

Anionic
Sabun atau deterjen yang hanya dapat digunakan pada kondisi kadar kesadahan air basa, karena ionnya bermuatan listrik negatif, sangat efektif pada suhu air panas.

Cationic
Sabun atau detergent yang hanya dapat digunakan pada kondisi kesadahan air asam, karena ionnya bermuatan listrik positif, sabun jenis ini memiliki daya bersih rendah.

Deterjen laundry Denken menggunakan ion listrik anionik dan nonionik, penggunaanya dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan.

Jumat, 26 April 2013

Fungsi Sabun atau Detergen

Untuk menghasilkan cucian yang berkualitas kita harus mengetahui dan memahami jenis sabun dan cara pemakaiannya, sabun yang kita kenal dan gunakan sehari-hari pada dasarnya dibuat dari perpaduan minyak kelapa atau minyak sawit dengan soda api, ini yang kita sebut sebagai sabun biasa. Sedangkan deterjen (detergent) adalah sabun tiruan (synthetic detergent) dimana semua bahan dasarnya dibuat dari beberapa jenis kimia tertentu. 

Sabun biasa hanya dapat bekerja sempurna dalam kondisi air yang juga baik ( pH normal ), sedangkan dalam kondisi pH air tidak normal, sabun biasa justru akan bercampur dengan unsur-unsur mineral yang terkandung dalam air tersebut, yang akan menimbulkan bayang-bayang (filming) noda kotor pada mesin dan bahan yang dicuci.

Secara umum sabun dibedakan sebegai berikut :

Sabun netral, yaitu sabun yang belum dicampur dengan alkali atau sodium, sabun jenis ini digunakan untuk mencuci pakaian yang memiliki tingkat kekotoran ringan atau yang warnanya mudah luntur. Untuk memperkuat saya bersih harus dibantu alkali.

Sabun berdaya bangkit (emulsifier), sabun jenis ini sudah ditambahkan alkali, banyak digunakan unruk mencuci pakaian dengan tingkat kotoran berat. Istilah emulsifier dimaksud adalah bahwa sabun jenis ini mempunyai kemampuan mengumpulkan lemak atau minyak dari serat benang dalam bentuk butiran yang selanjutnya dilarutkan air.

Zat ensim (enzyme), zat ensim adalah katalisator yang memiliki kemampuan menghancurkan dan melarutkan noda karbohidrat dan protein, zat ensim tidak boleh dicampur dengan alkali atau bleach yang kuat karena akan mengurangi reaksi dari zat ensim itu sendiri. Zat ensim bekerja efektif pada suhu 49 - 72 C, dan akan menguat 2 x lipat setiap kenaikan suhu 10 C. Zat ensim bila dicampur dengan deterjen dengan tingkat alkali moderat akan menjadi bahan pembersih yang kuat, dangat efektif membersihkan segala macam noda pada pakaian. Zat ensim yang umum digunakan dalam proses pencucian adalah :
  • Proteases, untuk melarutkan protein
  • Amylases, untuk melarutkan karbohidrat
  • Lipases, untuk melarutkan minyak
Denken produsen kimia laundry untuk laundry hotel, laundry komersial dan retail, memproduksi ketiga jenis sabun diatas yang penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan anda. Deterjen produksi Denken memiliki busa yang sedikit sehingga aman bagi mesin cuci dan lingkungan, alkali yang digunakan dicampur dengan komposisi yang pas membuat deterjen laundry Denken sangat efektif mengangkat noda pada kain dengan biaya pencucian yang efisien. 

Rabu, 24 April 2013

Suhu Air Untuk Mencuci

Selain kandungan dan pH air yang harus diperhatikan untuk mencuci, suhu air juga merupakan faktor yang sangat penting diperhatikan untuk mendapatkan hasil cucian terbaik. Suhu air berdasarkan jenisnya yang digunakan untuk mencuci dapat dibedakan menjadi 3, yaitu :
  • Air dingin (cold water) suhu air 28 - 32 C
  • Air hangat (warm water) suhu air 40 - 50 C
  • Air panas (hot water) suhu air 60 - 80 C
Masing-masing suhu air tersebut perlu diperhatikan untuk menghasilkan cucian yang berkualitas tanpa menimbulkan masalah, penggunakan suhu air harus memperhatikan jenis warna bahan dan tingkat kekotoran cucian ( noda ringan, sedang dan berat).

Air yang bersuhu panas efektif digunakan untuk mencuci jenis cucian berwarna putih dan kotoran yang berat, air yang bersuhu hangat, efektif digunakan untuk mencuci cucian yang berwarna terang dan tingkat kotoran sedang hingga berat. Sedangkan air dingin efektif digunakan untuk mencuci cucian yang berwarna gelap dan tingkat kotoran ringan sampai berat.

Mencuci pakaian berwarna putih dengan menggunakan air yang bersuhu dingin tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal, penggunaan kimia laundry harus lebih banyak dan noda yang ada tidak akan terangkat sempurna. 

Denken, sebagai produsen kimia laundry untuk laundry hotel dan laundry komersil, sangat memperhatikan kebutuhan konsumen, kami akan menyarankan penggunakan kimia laundry yang sesuai dengan kondisi infrastruktur laundry hotel atau laundry komersil yang ada, sehingga walaupun tidak memiliki sumber energi yang dapat menghasilkan air panas yang maksimum, hasil cucian laundry anda tetap akan maksimum.

Standart Air Untuk Laundry

Fungsi air dalam proses Laundry sangat penting, kondisi air yang jelek akan mempengaruhi hasil cucian dan penggunaan bahan kimia laundry, air yang baik untuk mencuci akan dapat menghemat kimia laundry. Secara umum masyarakat kita mengenal beberapa sumber air yang digunakan dalam proses mencuci, yaitu :
  • Air hujan
  • Air sungai
  • Air danau
  • Air laur
  • Air sumur atau mata air
  • Air olahan dari Perusahaan Air Mium atau air PAM
Selain air PAM, semua sumber air tersebut diatas mengandung berbagai jenis mineral yang larut kedalam air seperti : tembaga, besi, belerang, kapur, garam dan sebagainya, oleh sebab itu selain air PAM, air yang tersebut harus kita test kadar kesadahannya, apakah baik kita pergunakan untuk mencuci atau tidak, dengan mengetahui tingkat kesadahannya, kita dapat mengantisipasi kerugian yang dapat diakibatkan dari konsdisi air tersebut.

Kualitas air salah satunya diukur dengan jumlah kandungan mineral dalam air dan diukur dalam ppm (part per million), ukuran besarnya ppm akan menentukan baik buruknya kualitas air tersebut, yang dibagi atas :
  • 00 - 50 ppm : kondisi air layak minum (soft water)
  • 51 - 80 ppm : kondisi air agak layak (medium hard water )
  • 81 - 120 ppm : kondisi air jelek ( hard water )
  • > 121 ppm : kondisi air sangat jelek ( very hard water )
Kondisi air yang ideal untuk digunakan mencuci adalah soft water, yaitu air yang memiliki kandungan mineral < 50 ppm, bila kita menggunakan air yang memiliki kandungan mineral > 50 ppm, proses pencucian tetap dapat dilakukan hanya akan berakibat :
  • penggunaan kimia laundry akan semakin boros, 
  • pekaian putih akan menjadi kekuning-kuningan,
  • noda kotoran tidak dapat hilang, 
  • mesin cuci mudah berkarat,
  • dan lain-lain.
Faktor lain dalam air yang harus diperhatikan juga adalah banyaknya unsur kimia basa atau unsur kimia asam yang dikandung dalam air, air yang baik untuk mencuci memiliki angka pH 7 atau pH normal (sekitar pH 6,8 sampai 7,2 ), artinya air tidak asam atau basa. Air yang terlalu asam memiliki angka pH < 7, semakin kecil angka pH semakin asam kondisi air, sedangkan air yang mengandung basa memiliki angka pH > 7, semakin besar angka pH semakin basa kondisi air.

Denken, sebagai produsen bahan kimia laundry untuk hotel, laundry komersil konsumen, lebih mengutamakan hasil cucian dan efisisensi biaya, untuk itu kami akan terlebih dahulu menyarankan customer kamu untuk mengecek kondisi air yang akan digunakan untuk mencuci sehingga penggunaan kimia laundry dapat kami sesuaikan dengan kondisi air. 

Rabu, 02 Januari 2013

Lima Hal Penting dalam Mencuci

Mencuci pakaian sudah lama kita lakukan, tetapi apakah selama ini kita melakukannya dengan benar ? Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, laundry profesional memperhatikan 5 (lima) faktor dalam mencuci, yaitu :
1. Temperatur, Temperatur yang ideal untuk mendapatkan hasil cucian yang bagus minimal 70 C.
2. Time, waktu pencucian yang ideal 8 - 15 menit, dan waktu pembilasan yang ideal 3 menit untuk sekali
     bilas.
3. Mekanical action, atau disebut juga bantingan cucian dalam mesin, yang mempengaruhi mecanical action
    adalah :
       - Jumlah cucian, jumlah cucian yang masuk harus sesuai dengan kapasitas mesin cuci, cucian yang terlalu
          banyak akan mengurangi efek bantingan, sedangkan cucian yang terlalu sedikit hanya akan
          mengambang di air dalam mesin cuci.
       - Level air. level air pada saat pencucian lebih sedikit dari saat pembilasan, level air yang terlalu banyak
          akan memboroska energi dan chemical
       - Busa, busa yang terlalubanyak akan mengurangi mecanical action
4. Kimia, penggunaan bahan kimia yang bagus dengan dosis yang tepat disesuaikan dengan tingkat 
    kekotoran, warna, jenis kain, dan kondisi air.
5. Prosedur, prsedur pencucian yang telah baku bila dijalankan dengan konsisten akan menyempurnakan 
    hasil cucian, jumlah cucian, waktu pencucian, temperatur yang digunakan, jumlah pembilasan, dan
    penggunaan chemical yang tepat.